Bagaimana cara membaca volume perdagangan saham?
Volume perdagangan menunjukkan seberapa banyak lembar saham yang ditransaksikan dalam satu periode. Kalau harga saham naik dan volume tinggi, itu biasanya konfirmasi uptrend yang kuat. Sebaliknya, harga naik tapi volume tipis bisa jadi perangkap (fake breakout).Untuk trader pemula, perhatikan kombinasi harga dan volume. Saat breakout (tembus resistance) didukung volume besar, biasanya pergerakan lebih valid. Tapi kalau volume anjlok, bisa jadi harga cuma digoreng tanpa dukungan buyer sungguhan. Cek juga rasio volume di aplikasi sekuritas untuk bandingkan dengan rata-rata harian.
Apakah jawaban ini membantu?
Login untuk memberi feedback
Ada pertanyaan lain?
Temukan jawaban untuk pertanyaan seputar investasi dan analisis teknikal.
Lihat Semua PertanyaanSuka fitur analisa teknikal ini?
Simpan saham favorit Anda dan buat trading plan gratis.
Daftar dengan GoogleDaftar dengan email