Pasar saham Indonesia mengalami tekanan berat. Berdasarkan data teknikal.id, IHSG ditutup di 5.266,13 pada sesi Selasa 27 Oktober 2026 — turun 106,96 poin atau -1,99% dari penutupan sebelumnya sebesar 5.373,09. Ini hari kedua beruntun mayoritas saham ditutup merah, dan tekanan justru menguat: berdasarkan basis perbandingan harga penutupan sebelumnya (market-snapshot teknikal.id), Selasa hanya 101 saham naik vs 647 turun, dengan 84 stagnan.
Yang menekan indeks
Koreksi dipimpin saham kapitalisasi besar:
- TLKM -4,89% ke Rp2.140 — RSI(14) turun ke 43,6, makin dekat zona oversold.
- BBNI -4,61% ke Rp3.310, disusul AMMN -5,05% ke Rp3.760 dan BRPT -6,69% ke Rp1.325.
- Pelemahan paling dalam ada di SIDO -6,51% ke Rp316 dan MBMA -6,78% ke Rp330.
- Bank inti relatif tertahan dibanding pekan lalu: BBCA -0,81% ke Rp4.900 dengan RSI 28,9 — hari kedua di bawah 30, kelanjutan cerita brief 27 Okt. BBRI -0,34% ke Rp2.900, BMRI -1,02% ke Rp3.870.
Hijau di tengah merah
Menariknya, tidak semua saham ikut tenggelam. Sebagian justru melesat melawan arah indeks:
- UNTR +6,00% ke Rp26.500 — RSI 59,4 dan salah satu dari sedikit saham big-cap dengan sinyal EMA bullish.
- INTP +5,78% ke Rp5.950 — tapi catat: RSI sudah 70,6, memasuki zona overbought.
- JSMR +5,56% ke Rp2.850, ISSP +5,88% ke Rp468, HMSP +5,47% ke Rp675, dan SMGR +1,37% ke Rp1.485.
- Top gainers non-gorengan: ERAL +13,67% ke Rp316 dan UNIQ +10,26% ke Rp129.
Tidak ada rilis korporasi spesifik yang tercatat di data teknikal.id untuk lonjakan ini. Yang terlihat dari datanya: naiknya saham semen, infrastruktur, dan rokok saat big-cap growth dikoreksi — pola yang biasa dibaca sebagai rotasi dana, bukan kabar fundamental tunggal.
Sinyal screener aktif Selasa 27 Oktober
Dari screener teknikal.id:
- 86 saham non-gorengan ber-RSI(14) di bawah 30 — naik tajam dari 69 pada Senin. Gelombang oversold meluas, lihat daftar lengkapnya di halaman sinyal oversold.
- Golden cross harian tinggal 127 (Senin: 137); death cross 45 — detail di halaman golden cross.
- Tren EMA-12/26: 643 saham bearish vs hanya 79 bullish — dominasi tren turun masih sangat kuat.
- Oversold terdalam (likuid, volume di atas 5 juta lembar): PTRO RSI 16,5 di Rp2.870 (kelanjutan analisa PTRO 20 Okt), CUAN 17,0, SUPA 17,8, FILM 18,5, BRIS 19,6 (analisa BRIS), dan MDKA 19,9.
Watchlist — untuk diwatch hari ini
| Saham | Harga Selasa | Alasan teknikal |
|---|---|---|
| BBCA | Rp4.900 | RSI 28,9 dua hari beruntun <30; watch tanda rebound teknikal |
| PTRO | Rp2.870 | RSI 16,5 — terdalam di antara saham non-gorengan ber-volume >5 juta lembar |
| UNTR | Rp26.500 | Momentum +6% dengan EMA bullish; RSI 59 masih ada ruang |
| INTP | Rp5.950 | RSI 70,6 overbought — rawan aksi ambil untung |
| TLKM | Rp2.140 | -4,89% dengan RSI 43,6, bergerak ke arah zona oversold |
Tabel harga lengkap ratusan saham bisa dilihat di daftar harga saham hari ini. Simpan preset screener gratis atau buat akun agar watchlist dan sinyal favoritmu tersimpan otomatis.
Artikel ini analisis teknikal berdasarkan data teknikal.id per penutupan sesi 27 Oktober 2026, bukan rekomendasi beli atau jual. Keputusan investasi tetap tanggung jawab masing-masing.
Catatan untuk hari ini (Rabu 28 Oktober)
Fokus pengamatan: apakah gelombang oversold mulai menyusut (indikasi jenuh jual) atau justru bertambah, dan apakah rotasi ke saham value berlanjut setelah IHSG -1,99%.